Pages

SPONSOR

Followers

sponsor

Wednesday, July 10, 2013

Wanita Ini Minta Diperkosa Kerana Mabuk Viagra

wanita-minta-diperkosa-300x166Kerana sedang mabuk Viagra wanita di Zimbabwe ini meminta lelaki yang ada disekitarnya untuk memperkosa dirinya

untuk melampiaskan nafsu seksnya.
Lelaki  perkosa wanita mungkin ini sudah sering terjadi namun jika wanita yang minta diperkosa sama lelaki mungkin hal ini jarang terjadi dan merupakan kejadian langka.
Seroang wanita di Zimbabwe yang tidak diketahui namanya ini tiba tiba menjadi pusat perhatian warga sekitar di pusat belanja Kota Mabelreign, Zimbabwe.
Wanita ini terlihat sedang berada di sebuah mobil dengan keadan hampir bogel badanya hanya diselimuti sebuah selimut dan tidak ada baju yang di pakai wanita ini.
Wanita ini diduga ditinggalkan oleh kekasihnya yang tidak mampu melayani seks sang wanita di dalam mobil namun wanita ini masih dalam keadaan mabuk dan terus meminta untuk berhubungan seks keapada siapa saja.
“Ini pagi yang terburuk. Dia hampir telanjang dan memperlihatkan kakinya menirukan gerakan seksual. Dia memanggil saya ke mobilnya. Saya kabur setelah melihat kakinya terbuka lebar. Saya seperti harus mempercayai kalau dia seorang wanita yang ingin diperkosa,” kata salah seorang pria.
Orang-orang dengan cepat berkerumun di sekitar mobil Toyota Spacio milik Brian dengan nomor polisi ACT 2984 untuk melihat langsung wanita yang serang mabuk seks.
Mendengar kehebohan yang terjadi di sekitar pusat belanja Kota Mabelreign, polisi pun kemudia datang dan berusaha membubarkan kerumunan masa dan berusaha untuk menghidupkan mobil yang digunakan wanita ini.
Wanita ini bisa sampai mabuk dan meminta untuk diperkosa karena wanita ini telah diberikan sbuah roti yang berisi semacam pembangkit gairah seks.
“Dia secara terbuka mengatakan kepada kami bahwa ia telah diberi kue yang dibuat dengan mbanje. Dia tampak mabuk, menolak untuk turun dari mobil sambil mengatakan dia merasa ingin berhubungan seks. Vati varikunzwa kuda kukwirwa (Dia mengatakan bahwa dia terangsang),
Sumber

No comments:

Post a Comment

ShareThis